Kenali Komunitas Yahudi Indonesia Lebih Dekat

Pada beberapa artikel sebelumnya sudah menjelaskan tentang bagaimana cara Yahudi dan apakah sudah legal berada di Indonesia. Kali ini pada artikel ini akan coba membahas kenali komunitas Yahudi Indonesia lebih dekat lagi. Hal tersebut memang sewajarkan, karena memang semua agama yang ada di seluruh dunia pasti memiliki komunitas sendiri.

Bahkan ada beberapa yang mengatakan bahwa kadang ada beberapa hal yang memutuskan membuat komunitas. Dan yang paling utama karena alasan minoritas yang akan nantinya membuat mereka semakin kuat saat menyambut hal-hal lain.

Kali ini akan membahas tentang kenali komunitas Yahudi Indonesia yang ada pada saat ini di Ibu Pertiwi ini.

Benjamin Verbrugge Ketua Kumunitas Yahudi Indonesia – Kenali Komunitas Yahudi Indonesia

Mungkin nama yang satu ini hampir semua orang tidak ada yang mengetahuinya. Berbeda jika dibandingkan dengan pemuka agama dari agama muslim ataupun Kristen yang sudah cukup banyak mengenalnya.

Hal tersebut karena memang sosok yang satu ini merupakan ketua dari komunitas Yahudi yang adadi Indonesia.

Pria yang memiliki nama lengkap Benjamin Meijer Verbrugge sekilas seperti bukan nama asli dari Indonesia. Bahkan sekilas seperti nama seorang bule dari Eropa, padahal Pria yang satu ini sebenarnya asli keturunan dari tanah Jawa.

Yang satu ini merupakan selain ketua dirinya merupakan seorang Rabbi, dan sosok Benjamin ini sendiri lebih dikenal dengan nama Rabbi Ben.

Rabbi Ben sendiri sebenarnya bukan merupakan penganut Yahudi sejak dirinya lahir, melainkan pindah agama yang pada awalnya seorang Kristiani.

Alasan kepindahan dari Kristiani menjadi Yahudi karena memang dari keturunan sang Ibu. Yang saat itu merupakan penganut Yahudi asal Belgia, dan sementara sang Ayah merupakan beragama Islam yang berasal dari Jawa.

Menjadi Yahudi Sejak Usia 5 Tahun – Kenali Komunitas Yahudi Indonesia

Kenali Komunitas Yahudi Indonesia Lebih Dekat 1

Pada awalnya Ben memutuskan menjadi seorang Yahudi pada usia 5 tahun. Hal tersebut dikarenakan dirinya memutuskan untuk mengikuti agama dari sang Ibunda.

Yang jika ditelaah lebih dalam, bahkan sang Kakek dari Ben sendiri merupakan seorang Yahudi sejati asal Jerman.

“Dulu Opa saya kumpulkan cucu-cucunya dan dia bilang semua anaknya harus disunat. Sunat tidak ada hubungannya dengan agama.”

Pada awalnya Ben belum mengetahui apa sih sebenarnya agama Yahudi itu. Hingga pada akhirnya pada usia 13 tahun tepat saat pada tahun 2003 dirinya sudah mulai mendalami agama kepercayaan dirinya yang satu ini.

Hingga pada akhirnya Ben resmi ditunjuk sebagai Rabbi dan menjadi pemimpin dari Komunitas Yahudi Indonesia yang bernama The United Indonesian Jewish Community (UJIC).

Enggan Jadi Rabbi – Kenali Komunitas Yahudi Indonesia

Sebelumna bahkan Ben sempat menolak saat dijadikan sebagai Rabbi, namun lambat laun pada akhirnya harus menerima hal tersebut dan menjadi seorang Rabbi di Indonesia.

Karena pada awalnya enggan untuk menjadi pemimpin dari cukup banyak orang nantinya.

“Saya hanya lihat waktu itu, mereka ini mau kemana, jadi UIJC ini merupakan wadah bagi mereka yang memang benar-benar mau belajar.” Ujar Ben.

Hingga saat ini terhitung dirinya sudah membawahi total 116 orang yang menganut aliran Yahudi. Dan semua itu tersebar diseluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Bali bahkan hingga Semarang sekalipun.

Bahkan tepat beberapa bulan lalu, dirinya baru saja melakukan upacara memperingati 42 tahun negara Israel mengembara di Padang Pasir. Yang saat itu dirinya sendiri yang menjadi pemimpin perayaan yang bernama Sukkit tersebut.

Sukkot sendiri merupakan salah satu hari raya besar bagi penganut keyakinan Yahudi.

Asal Muasal Aliran Yahudi Masuk ke Indonesia

Pada dasarnya memang beberapa tahun terakhir Indonesia memang sedang dalam masa krisis terutama saat negara ini mengecam keras Yahudi. hal tersebut yang dikarenakan adanya pembantaian yang dilakukan Israel kepada Palestina, namun disisi lain mengapa ada Yahudi di Indonesia. Kali ini akan coba membahas akan asal mula aliran Yahudi bisa masuk ketanah Ibu pertiwi.

Pada awalnya dikabarkan sebenarnya agama Yahudi sendiri sudah sangat eksis saat sebelum masa kemerdekaan. Aliran ini memang dibawa oleh para koloni Belanda, yang pada saat masa kemerdekaan cukup banyak orang akhirnya pindah agama.

Kebanyakan mereka memutuskan untuk memeluk agama Islam atau Kristen, yang saat itu dengan alasan keamanan diri. Dan kali ini akan coba membahas beberapa poin asal mula Aliran Yahudi di Indonesia.

Belanda Bawa Masuk Aliran Yahudi Eropa Timur – Asal Mula Aliran Yahudi

Asal Mula Aliran Yahudi Masuk ke Indonesia 1

Menurut Romi Zarman selaku peneliti Yahudi mengatakan bahwa kturunan utama Israel yang paling banyak masuk ke Indonesia berasal dari Eropa Timur.

Hal tersebut bisa masuk kebanyakan memang dari para koloni Belanda, yang dalam waktu 350 tahun sempat melakukan penjajahan di Indonesia.

Saat itu memang kondisi Ekonomi di Eropa Timur sedang carut-marut. Hingga pada akhirnya banyak orang Eropa yang memutuskan untuk bergabung dengan koloni Belanda yang saat itu menjajah Indonesia.

Yahudi Dibawa Pegadang Asal Arab – Asal Mula Aliran Yahudi

Selain dibawa oleh para Tentara Belanda, ternyata menurut sejarah bahwa aliran Yahudi sendiri sempat dibawa oleh para pedagang asal Arab. Loh bukannya Arab mayoritas memiliki aliran Muslim?

Hal ini sebenarnya ada penjelasan lebih jelasnya. Sebenarnya bagi para kaum Arab sendiri yang membawa aliran tersebut hanya semata memiliki ikatan darah saja.

Namun disisi lain mereka merupakan mayoritas pemeluk agama Islam. Yang diantaranya kebanyakan berasal dri Yaman, Oman hingga Arab Saudi sekalipun.

Yang diceritakan saat itu ada seorang Putra yang mendarat di kawasan Sumatera. Hal ini langsung membuktikan bahwa semua orang Arab pasti menganut agama Muslim.

Padang Jadi Saksi Berkembang Agama Yahudi di Indonesia – Asal Mula Aliran Yahudi

Asal Mula Aliran Yahudi Masuk ke Indonesia 2

Karena memang di penjelasan sebelumnya bahwa ada seoran Putra asal Arab yang menyebarkan agama Yahudi. Benar saja bahwa tepatnya di kota Padang asal mula berkembangnya Yahudi di Indonesia.

Tahun 1926 sosok bernama Samuel Isaac van Creveld yang merupakan penganut Yahudi memutuskan tinggal di kota Padang. Saat itu diriya merupakan tokoh penggagas akan terbitnya Tabloit Erets Israel.

Dan hanya dalam beberapa tahun saja, terhitung sebanyak 600 orang resmi menjadi pembaca dari tabloid ‘Harian Suara Israel’ tersebut. Dan pada tahun 1929 survei yang sangat mengejutkan muncul bahwa terhitung sebanyak 1095 jiwa resmi menjadi penganut Yahudi.

Namun berkembannya agama yang satu ini juga tidak lepas dari adanya kecaman dari beberapa pihak. Dan pada tahun 1928 pada akhirnya sang penerbit memutuskan untuk memindahkan kantor redaksi dari Padang ke Bandung.

Kondisi tersebut dikarenakan adanya Problematika yang terjadi antara Internal dan Eksternal dari perushaan. Dan mengapa Creveld memutuskan untuk ke kota Bandung.

Saat itu dikabarkan dirinya mendapatkan kabar akan adanya komunitas Yahudi yang sangat serius di kawasan Batavia (DKI Jakarta), yang hingga pada akhirnya sang pendiri mencari lokasi yang bagus.

Hingga pada akhirnya jatuh di kawasan Tanah Pasundan. Meski sebenarnya sangat jauh dari kawasan Batavia yang memang dipercaya sudah memiliki komunitas khusus Yahudi.

Yahudi Jadi Agama Resmi di Negara Indonesia

Jika disebutkan ada agama apa saja yang secara resmi di akui di negara Indonesia. Pastinya sebut saja Muslim atau Islam, Budha, Hindu, Konghuchu, Kristen Protestan dan Katolik yang hingga saat ini diresmikan. Namun menurut kabar yang beredar bahwa baru-baru ini diberitakan bahwa agama Yahudi Jadi Agama resmi di negeri Ibu Pertiwi ini.

Hal tersebut muncul setelah adanya Undang-undang 1945 yang memberikan jaminan kepada semua lapisan Masyarakat. Yang menyatakan bahwa setiap orang akan mendapatkan jaminan Kemerdekaan untuk memeluk agama yang diyakininya.

Pernyataan tersebut langsung beredar cepat melalui akun media sosial Facebook yang menyatakan bahwa agama mayoritas dari negara Israel tersebut. Resmi menjadi salah satu agama yang diakui di negara Indonesia.

Bahkan disitu menyatakan bahwa hal tersebut sudah di resmikan oleh lembaga penting agama di Indonesia Kemenag atau Kementrian Agama.

Yahudi Resmi Sejak Pertengahan 2017 – Yahudi Jadi Agama Resmi

Yahudi Jadi Agama Resmi di Negara Indonesia 1

Bahkan agama Yahudi ini bukan baru-baru ini menjadi agama resmi di Indonesia. Dikabarkan bahwa tepatnya menurut tanggal Facebook sejak 30 September 2017 yang bertajuk bahwa agama Yahudi resmi menjadi agama resmi di Indonesia.

Padahal seperti yang diketahui Yahudi sendiri merupakan agama yang merupakan mayoritas di negara Israel. Dan disisi lain Indonesia tengah mengecam keras negara tersebut terkait serangan mengerikan yang dilakukan negara tersebut kepada Palestina.

Bahkan bukan hanya satu atau dua akun saja yang memberikan hal tersebut. Tercatat ada beberapa media dari akun jejaring sosial yang menyatakan hal yang sama belum lama ini.

Ferimeldi Juga Akui Yahudi di Indonesia – Yahudi Jadi Agama Resmi

Selaku Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementrian Agam, Ferimeldi dikabarkan juga menyatakan hal yang sama terkait hal tersebut. Dirinya mengatakan bahwa saat ini pemerintah tidak hanya mengakui Enam agama saja namun juga yang lainnya.

“Pemerintah saat ini tidak hanya mengakui akan adanya 6 agama, namun juga agama lain seperti Yudaisme,” Dilansir melalui akun media terkenal di Indonesia.

Yahudi Tidak Dapat Perlakukan Khusus di Indonesia – Yahudi Jadi Agama Resmi

Yahudi Jadi Agama Resmi di Negara Indonesia 2

Namun meski begitu hingga saat ini Pemerintah memberikan jaminan bahwa Yahudi memang sudah diakui sebagai agama yang ada di Indonesia.

Hanya saja agama yang satu ini tidak mendapatkan perlakuan khusus seperti 6 agama seperti Islam, Budha, Hindu, Konghuchu, Kristen Protestan dan Katolik.

Karena dipastikan Yahudi tidak akan mendapatkan pelayanan khusus dari pemerintahan Indonesia, meski disisi lain ada beberapa orang yang menganut agama ini.

Dan bahkan Ferimeldi sendiri juga menyatakan bahwa selain 6 agama resmi tersebut juga tetap mendapatkan perlindungan UUD 1945.

Bahkan dirinya juga mengatakan bahwa sebenarnya agama Yahudi juga secara bebas membolehkan untu bisa berkembang bebas di Indonesia. Hanya saja nantinya tidak melewati batas atau norma tertentu.

“Sepuluh macam halyang seluruhnya duatur Konstitusi melalui Bab XA, yang salah satunya Yudaisme. Yaitu adanya hak untuk hidup, Hak Ekonomi dan juga Politik.”

Hmm jadi bagaimana menurut kalian info yang satu ini. Padahal disisi lain Indonesia tengah menghujam keras akan anti Israel yang memang disana cukup banyak menganut agama Yahudi.

Namun disamping itu Indonesia malah memberikan peluang dan membuka pintu selebar-lebarnya khusus bagi penganut Yahudi yang ingin tinggal di Indonesia.

Dan bahkan dibebaskan untuk berkembang di Ibu Pertiwi. Semoga tidak menjadi salah kaprah dan membuat negara ini semakin kacau balau ya.

Semoga nantinya akan tetap bisa hidup berdampingan ya dibawah kata Bhineka Tunggal Ika yang berbeda tetapi tetap satu.